Klinikmatanusantara.com | Operasi Katarak | Operasi Lasik
beranda | peta situs | Indonesia | English

home layanan dokter cabang karir news events tanya jawab daftar testimonial tarif
Ilasik | Lasik Mata |Biaya Operasi Lasik
Dokter & Jadwal Praktek di Klinik Mata Nusantara | Dokter Mata Jakarta |Pengobatan Katarak
Operasi Lasik di Klinik Mata Nusantara |Lasik Mata | Operasi Lasik
Operasi Katarak di Klinik Mata Nusantara | Operasi Katarak | Mata Katarak
Layanan Lainnya di Klinik Mata Nusantara|Operasi Katarak | Operasi Lasik
Pameran dan Seminar di Klinik Mata Nusantara | Rumah Sakit Mata | Dokter Mata Jakarta
Event di Klinik Mata Nusantara | Operasi Katarak | Operasi Lasik

RetCam II

Retinopathy of prematurity (ROP) adalah kelainan pada mata yang disebabkan adanya gangguan perkembangan retina (selaput syaraf yang melapisi dinding dalam bola mata) pada bayi prematur. Bayi tidak dilahirkan dengan ROP, tetapi dengan retina yang belum matang (pembuluh darah di retina belum lengkap). Tidak semua bayi prematur lahir dengan ROP, dan kebanyakan ROP tersebut membaik tanpa pengobatan pada stadium yang awal. Akan tetapi pada bayi dengan ROP yang berkembang ke stadium yang lanjut diperlukan penanganan secepatnya. Pada umumnya ROP terjadi pada kedua mata walaupun tidak selalu berkembang pada stadium yang sama, bisa terjadi salah satu lebih buruk. Sangat jarang ditemukan adanya ROP hanya pada satu mata.

Faktor resiko untuk terjadinya ROP adalah : 

1. Berat lahir bayi  kurang dari 1500 gr
2. Umur lahir kurang dari 32 mg 

Retinopathy of prematurity merupakan penyakit yang progresif. Pada awalnya berkembang secara perlahan, biasanya pada minggu ke 4 sampai minggu 10 setelah dilahirkan. Tetapi dalam perjalanannya bisa berubah dengan cepat dari stadium 1 sampai stadium 5, atau akan berhenti berkembang pada stadium 1, stadium 2 atau stadium 3 yang ringan dan kemudian menghilang. Untuk itu diperlukan tindakan diagnosis menyeluruh untuk menentukan tingkatan atau stadium ROP.

Di KMN saat ini telah tersedia RETCAM II yaitu kamera khusus yang digunakan untuk melihat dan merekam kondisi retina bayi prematur. Alat ini sangat bermanfaat dalam penanganan retinopati prematuritas. Pemeriksaan bayi prematur dilakukan pada saat bayi berumur 4 - 6 minggu oleh dokter mata subspesialis retina dengan menggunakan Indirect ophthalmoscope atau dengan RETCAM II. Sebelum diperiksa mata bayi akan diberi obat tetes yang berfungsi untuk melebarkan pupil supaya dokter dapat melihat retina dan pembuluh darahnya secara luas.

Pemeriksaan dilakukan dengan bius topikal dan dibawah pengawasan dokter
 

 


Copyright © 2014 Klinik Mata Nusantara. All Rights Reserved.